You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

Diberdayakan oleh Blogger.
.. SELAMAT DATANG DI WEBSITE KELOMPOK KERJA PENYULUH AGAMA ISLAM KOTA YOGYAKARTA TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN DAN APRESIASINYA.. SEMOGA BERMANFAAT DAN KESUKSESAN SELALU MENYERTAI ANDA..

Senin, 19 Oktober 2015

Peresmian Madrasah Diniyah Takmiliyah An Nuur SD Negeri Kyai Mojo Yogyakarta

“Pendidikan intrakurikuler yang berjalan di sekolah sekolah, khusunya tingkat Sekolah Dasar, masih perlu didukung dengan pendidikan kokurikuler dan ekstrakurikuler yang  mendukung pengembangan karakter dan kepribadian peserta didik.  Karena itu, penyelenggaraan Madrasah Diniyah (Madin) Takmiliyah Terintegrasi seperti halnya di SD Negeri Kyai Mojo Yogyakarta merupakan langkah yang strategis sebagai pelengkap pendidikan agama  untuk melahirkan peserta didik yang memiliki kemampuan akademik serta akhlak yang baik dan mulia”, demikian pengarahan Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, Drs, Edy Heri Suasana, M.Pd, dalam peresmian Madrasah Diniyah Takmiliyah Terintegrasi An Nuur SD Negeri Kyai Mojo Yogyakarta, Sabtu (17/10/2015).
Lebih lanjut, Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta berharap bahwa peresmian Madin Takmiliyah Terintegrasi seperti di SD Negeri Kyai Mojo ini akan diikuti oleh sekolah-sekolah lain agar mampu mempercepat proses pembentukan karakter peserta didik yang akan menjadi dasar pembentukan dan pengembangan kemampuan akademik setiap peserta didik.
Sementara itu, Kepala kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta, Drs. H. Sigit Warsita, MA dalam sambutannya menjelaskan bahwa tujuan Madin Takmiliyah Terintegrasi adalah untuk melengkapi pendidikan agama Islam di sekolah. Karena itu, program ini merupakan bagian dari amanat UU No 20 Tahun 2003 tentang Sistem pendidikan nasional dan  PP No. 55 Tahun 2007 tentang  Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan.  Bahwa pendidikan di sekolah itu semestinya dapat mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang  bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik  agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada  Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu,  cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Khusus pendidikan agama, semestinya dapat mendorong peserta didik untuk  taat menjalankan ajaran  agamanya dalam kehidupan sehari-hari dan menjadikan agama sebagai landasan etika dan moral dalam kehidupan pribadi, berkeluarga, bermasyarakat,  berbangsa, dan bernegara, juga dalam membangun sikap mental peserta didik untuk bersikap dan  berperilaku jujur, amanah, disiplin, bekerja keras,mandiri, percaya diri, kompetitif, kooperatif, tulus, dan bertanggung jawab. Bahwa pendidikan agama di sekolah yang secara formal mendapat alokasi dua jam pelajaran dalam setiap pekannya, tentu terlalu berat jika dituntut dapat melahirkan peserta didik seperti diamanatkan oleh undang-undang dan Peraturan Pemerintah seperti di atas.
Karena itu, Kepala Kemenag Kota Yogyakarta menginisiasi  penyelenggaraan Madin Takmiliyah Terintegrasi dengan menjalin kemitraan dengan Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta. Proyeksinya ke depan, dalam satu atau dua tahun pertama ini, di setiap kecamatan diharapkan dapat didirikan satu Madin Takmiliyah Terintegrasi di Sekolah Dasar dan  dalam jangka waktu  empat tahun ke depan, dimungkinkan dapat didirikan di setiap kelurahan.
“Ini adalah pekerjaan besar yang memerlukan dukungan dari semua pihak, utamanya pihak sekolah dan para orang tua atau wali peserta didik. Dengan begitu, maka Madin Takmiliyah Terintegrasi seperti di SD Negeri Kyai Mojo ini dapat menjadi langkah awal menggerakkan semua stakeholder pendidikan untuk bersama-sama berpartisipasi dalam melahirkan anak-anak yang memiliki karakter  dengan basis pengetahuan dan pengamalan agama yang  baik”.
Hadir dalam peresmian Madin Takmiliyah An Nuur SD Negeri Kyai Mojo,  para pejabat terkait dengan pengembangan pendidikian agama dan pendidikan keagamaan dari Kanwil Kemenag DIY, Kemenag Kota Yogyakarta, Kepala UPT Pendidikan Dasar Yogyakarta Utara, Pengawas, Kepala KUA Jetis, Lurah Bumijo dan segenap perwakilah orang tua/wali siswa serta ustadz-ustadzah.  Kemudian, secara resmi,  Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta menandatangani prasasti dan  membuka selubung papan nama sebagai pertanda diresmikannya Madrasah Diniyah Takmiliyah Terintegrasi “An Nuur” SD Negeri Kyai Mojo Yogyakarta.

0 komentar:

  © Blogger templates Newspaper III by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP