You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

Diberdayakan oleh Blogger.
.. SELAMAT DATANG DI WEBSITE KELOMPOK KERJA PENYULUH AGAMA ISLAM KOTA YOGYAKARTA TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN DAN APRESIASINYA.. SEMOGA BERMANFAAT DAN KESUKSESAN SELALU MENYERTAI ANDA..

Jumat, 02 Desember 2011

DIY baru bisa menjadi Harapan

Dua ajang kompetisi reguler tahunan di Kementerian Agama di antara ajang kompetisi lainnya, yaitu pemilihan Kantor Urusan Agama (KUA) Teladan dan Pemilihan Penyuluh Agama Islam Teladan, rupanya kian menjadi ajang bergengsi yang menyita banyak energi. Pada tahun 2011 ini, Provinsi DIY, duajenis kompetisi yang diwakili KUA Gedongtengen Penyuluh Agama Islam Kota Yogyakarta baru bisa menempati posisi harapan di tingkat nasional. KUA teladan atas nama Drs. Nurrakhman MA meraih juara harapan III nasional dan M. Mahlani - Penyuluh AGama Islam wilayah kerja Kec. Jetis Kota Yogyakarta meraih juara harapan I nasional.

Namun toh demikian, sekalipun dua kompetisi naisonal itu baru menempati harapan, tetap harus disyukuri. Karena untuk masuk menjadi enam besar itu harus berkompetisi dengan 33 Provinsi se-Indonesia. Itu artinya, untuk bisa menjadi enam benar harus dapat mengungguli 27 Provinsi. Sungguh suatu perjuangan yang memerlukan pengalaman lapangan, keahlian (skill), kompetensi memadai dan lain-lain.


Dua ajang kompetisi ini memiliki proses situasi yang berbeda. Pemilihan KUA teladan - melibatkan semua stakeholer KUA bahkan sampai para pimpinan/pejabat Kamenenag Kota/Kab turun tangan. Sementara pemilihan penyuluh agama teladan praktis pribadi penyuluh itu sendiri yang harus "habis-habisan" menyiapkan segalanya. Di samping menyiapkan mental, wawasan, dan skill, juga harus menyiapkan berkas-berkas administrasi penyuluhan yg bisa sampai mendekati ribuan lembar. Semua itu adalah resiko - apapun bentuknya, yang namanya kompetisi pasti akan banyak menyita tenaga, energi, waktu, dan fasilitas.

0 komentar:

  © Blogger templates Newspaper III by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP