You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

Diberdayakan oleh Blogger.
.. SELAMAT DATANG DI WEBSITE KELOMPOK KERJA PENYULUH AGAMA ISLAM KOTA YOGYAKARTA TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN DAN APRESIASINYA.. SEMOGA BERMANFAAT DAN KESUKSESAN SELALU MENYERTAI ANDA..

Sabtu, 12 November 2011

Penyuluh Agama Islam Harus Diperjuangkan

Penyuluh Agama Honorer (PAH) adalah ujung tombak Kementerian Agama dalam berkomunikasi dengan masyarakat. Mereka - para penyuluh – baik penyuluh fungsional (PNS) maupun penyuluh honorer - telah berjuangan dalam berhadapan dengan masyarakat. Karena itu, penyuluh agama harus diperjuangkan agar dapat menjalankan tugas amar ma'ruf nahi munkar. Demikian sambutan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DIY, Drs. H. Maskul Haji dihadapan 335 orang Penyuluh Agama Honorer (PAH) Kota Yogyakata, Kamis 27 Oktober 2011.

Lebih lanjut Kakanwil menegaskan bahwa pertemuan penyuluh agama memiliki manfaat yang sangat strategis dalam rangka ta'awun 'alal birri wattaqwa, khusunya dalam membentengi diri dan masyarakat. Untuk mengefektifkan usaha tersebut, maka Kakanwil mengajak agar antara penyuluh dan para pimpinan dapat sama-sama bekerja dan bekerja sama untuk menjadikan Kementerian Agama sebagai institusi yang dapat memberikan layanan yang terbaik kepada masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kemenag Kota Yogyakarta, Drs H. Fathoni mengharapkan agar pata penyuluh benar-benar dapat menjadi motivator dan dinamisator masyarakat. “Sebagai tokoh di lingkungannya masing-masing, maka penyuluh agama dituntut dapat berpartisipasi aktif dan pro-aktif dalam mendinamisir berbagai lembaga-lembaga keagamaan, seperti; LP2A, DMI, MUI, Bakdo TPA dan berbagai komunitas masyarakat secara proporsional.
Demikian juga, dalam pertemuan Penyulu Agama Honorer yang mengambil tempat di Masjid Pangeran Diponegoro Kompleks Balai Kota, Kepala Seksi Penamas, Drs. H. Nasiruddin. mengingatkan kembali kepada para penyuluh (honorer) agar dapat terus memantapkan kegiatannya di kelompok binaan masing-masing. Di samping itu, setiap kegiatan kepenyuluhan perlu didukung dengan tata administratif yang baik sehingga dapat menjadi instrumen dalam melakukan monitoring dan evaluasi perkembangan pencapaian kepenyuluhan.
Setelah selesai pembinaan, dilanjutkan dengan penerimaan insentif selama bulan Juli, Agustus dan September kepada seluruh Penyuluh Agama Honorer yang langsung dilayani oleh Seksi Penamas Kementerian Agama Kota Yogyakarta.

0 komentar:

  © Blogger templates Newspaper III by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP