You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

Diberdayakan oleh Blogger.
.. SELAMAT DATANG DI WEBSITE KELOMPOK KERJA PENYULUH AGAMA ISLAM KOTA YOGYAKARTA TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN DAN APRESIASINYA.. SEMOGA BERMANFAAT DAN KESUKSESAN SELALU MENYERTAI ANDA..

Rabu, 23 November 2011

WARTA PENYULUH Edisi 8 Segera Terbit

WARTA PENYULUH Jogja edisi ke-8 segera terbit. Direncanakan, pada hari Ahad 27 Nopember 2011 proses pencetakan sudah selesai. Seterusnya, pada hari Selasa, 29 Nopember 2011 bersamaan dengan pertemuan mingguan Kelompok Kerja Penyuluh Agama Fungsional Kota Yogyakarta, WARTA edisi ke-8 ini sudah dapat didistribusikan ke perwakilan melalui Penyuluh Agama Fungsional di tiap kecamatan.

Di edisi kedelapan ini, WARTA PENYULUH Jogja semakin memantapkan diri untuk menjadi salah satu media komunikasi dan ajang berbagi informasi bagi Penyuluh Agama Islam dan masyarakat.
Beberapa tulisan yang menjadi sajian edisi ketdelapan ini, antara lain: Haji dan kemanusiaan, musibah dalam tinjauan agama dan falsafah Jawa, pelajaran dari peristiwa banjir, dan beberapa tulisan lain yang diharapkan dapat memperkaya khazanah pengetahuan masyarakat luas.
Di samping itu, disajikan juga beberapa liputan kegiatan Penyuluh Agama Islam Kota Yogyakata dan Provinsi DIY serta beberapa tulisan ringan , seperti: informasi seputar hujan dalam tinjauan ilmiah dan Islam serta mengenal lebih dekat mengenai Tugu yang menjadi ikon kota Yogyakarta. Kita mungkin setiap hari lewat Tugu Kota Yogyakarta itu, tetapi kita belum tahu bagaimana sejarahnya Tugu yang berdiri kokoh di ujung jalan Mangkubumi itu dan menjadi ikon kota Yogyakarta.
Sengaja pada edisi ke kelapan ini kita menyajikan dua tulisan dari rekan penyuluh fungsional di luar Kota Yogyakarta. Semoga ini menjadi langkah awal untuk terjalinnya komunikasi sesama penyuluh.
Selengkapnya...

Read more...

Sabtu, 12 November 2011

Penyuluh Agama Islam Harus Diperjuangkan

Penyuluh Agama Honorer (PAH) adalah ujung tombak Kementerian Agama dalam berkomunikasi dengan masyarakat. Mereka - para penyuluh – baik penyuluh fungsional (PNS) maupun penyuluh honorer - telah berjuangan dalam berhadapan dengan masyarakat. Karena itu, penyuluh agama harus diperjuangkan agar dapat menjalankan tugas amar ma'ruf nahi munkar. Demikian sambutan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DIY, Drs. H. Maskul Haji dihadapan 335 orang Penyuluh Agama Honorer (PAH) Kota Yogyakata, Kamis 27 Oktober 2011.

Lebih lanjut Kakanwil menegaskan bahwa pertemuan penyuluh agama memiliki manfaat yang sangat strategis dalam rangka ta'awun 'alal birri wattaqwa, khusunya dalam membentengi diri dan masyarakat. Untuk mengefektifkan usaha tersebut, maka Kakanwil mengajak agar antara penyuluh dan para pimpinan dapat sama-sama bekerja dan bekerja sama untuk menjadikan Kementerian Agama sebagai institusi yang dapat memberikan layanan yang terbaik kepada masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kemenag Kota Yogyakarta, Drs H. Fathoni mengharapkan agar pata penyuluh benar-benar dapat menjadi motivator dan dinamisator masyarakat. “Sebagai tokoh di lingkungannya masing-masing, maka penyuluh agama dituntut dapat berpartisipasi aktif dan pro-aktif dalam mendinamisir berbagai lembaga-lembaga keagamaan, seperti; LP2A, DMI, MUI, Bakdo TPA dan berbagai komunitas masyarakat secara proporsional.
Demikian juga, dalam pertemuan Penyulu Agama Honorer yang mengambil tempat di Masjid Pangeran Diponegoro Kompleks Balai Kota, Kepala Seksi Penamas, Drs. H. Nasiruddin. mengingatkan kembali kepada para penyuluh (honorer) agar dapat terus memantapkan kegiatannya di kelompok binaan masing-masing. Di samping itu, setiap kegiatan kepenyuluhan perlu didukung dengan tata administratif yang baik sehingga dapat menjadi instrumen dalam melakukan monitoring dan evaluasi perkembangan pencapaian kepenyuluhan.
Setelah selesai pembinaan, dilanjutkan dengan penerimaan insentif selama bulan Juli, Agustus dan September kepada seluruh Penyuluh Agama Honorer yang langsung dilayani oleh Seksi Penamas Kementerian Agama Kota Yogyakarta.
Selengkapnya...

Read more...

  © Blogger templates Newspaper III by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP